Kronologi Pengeroyokan Guru di Jayapura, Korban Dipalak Tak Punya Uang

Antara
PWNU Papua datangi Polres Jayapura terkait pengeroyokan guru di Sentani. (Foto: Antara).

SENTANI, iNews.id - Kasus pengeroyokan guru SD dan Ibtidaiyah Yayasan Pondok Karya Pembangunan Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, terungkap. Insiden ini berawal dari pemalakan terhadap korban.

Ketua PWNU Papua, Toni VM Wanggai mengatakan, sudah berkoordinasi dengan polisi dan menjenguk korban, Mujiono (34). Kasus ini sudah ditangani petugas, namun satu orang masih dalam pengejaran.

"Polres Jayapura sudah mengamankan dua orang tersangka, yang mana salah satu tersangka menyerahkan diri," ujar dia.

Insiden ini berawal saat para tersangka berinisial VM, RK dan IE memalak korban. Namun karena korban tidak mempunyai uang kemudian para tersangka mengeroyok korban hingga melakukan penganiayaan.

Ketiga pelaku diduga dalam kondisi mabuk, sehingga melakukan aksi nekat tersebut. Dia mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8 Orang Ditangkap Kasus Pengeroyokan di Lahan Sengketa Gowa, 4 Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Prostitusi Online di Hotel Manado Berujung Pengeroyokan dan Penikaman, 16 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Viral Video Pengeroyokan di Batam, 6 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Dugaan Pengeroyokan di Bantul, Polisi Temukan Fakta Berbeda

57 tahun lalu

Sapa Teman Berujung Pengeroyokan di Bantul, 5 Orang Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal