Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Heran MBG Dikritik karena Dicap Pemborosan: Tapi Ribuan Triliun Menguap Tak Ada Pakar yang Protes
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Geram Minyak Goreng Sempat Langka: Padahal Penghasil Sawit Terbesar, Tak Masuk Akal

Senin, 20 Juli 2026 - 16:55:00 WIB
Prabowo Geram Minyak Goreng Sempat Langka: Padahal Penghasil Sawit Terbesar, Tak Masuk Akal
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengaku geram dengan kelangkaan stok minyak goreng yang terjadi beberapa waktu lalu. Padahal, Indonesia merupakan negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia.

“Negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia, sempat berminggu-minggu hilang minyak goreng saudara-saudara. Sesuatu yang tidak masuk akal,” kata Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Prabowo mengungkapkan terjadi distorsi pada ekonomi Indonesia yang membuat kekayaan mengalir ke luar negeri secara sembunyi-sembunyi. Praktik underinvoicing menjadi salah satu modus besarnya.

“Telah terjadi suatu distorsi terhadap perekonomian kita, telah terjadi mengalir keluar kekayaan kita secara signifikan ribuan triliun, ratusan miliar dollar tiap tahun, dengan praktek-praktek underinvoicing, pemalsuan laporan. Underinvoicing adalah pemalsuan laporan perdagangan,” ujar dia.

Selain itu, kata dia, terdapat pula praktik transfer pricing hingga penyelundupan yang menurutnya tidak adil bagi bangsa Indonesia.

“Praktik-praktik transfer pricing, praktik-praktik penyelundupan, hal-hal yang sesungguhnya sungguh tidak masuk akal, sesungguhnya tidak adil bagi bangsa kita. Ini data bukan dari kita, ini data dari internasional, ini data dari PBB di antaranya,” jelasnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut