SORONG, iNews.id – Situasi Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, berangsur kondusif pascakerusuhan warga pada Selasa (26/11/2019), yang menyebabkan sembilan rumah dibakar dan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tewas. Aktivitas warga kembali berjalan seperti biasa, Rabu (27/11/2019).
Sementara ratusan aparat keamanan dari Polri dan TNI bersenjata lengkap mengamankan lokasi kejadian kerusuhan. Tim gabungan dikerahkan berjaga-jaga di titik rawan di lokasi kejadian. Informasi diperoleh, sebanyak dua satuan setingkat peleton (SST) pasukan TNI dari Batalayon 752 Sorong dan dua SST dari Brimob Nusantara diterjunkan ke lokasi.
Pasukan gabungan ini mengantisipasi aksi balas dendam dari warga yang rumahnya terbakar dan dari keluarga korban yang tewas. Sejumlah kendaraan taktis juga terlihat di lokasi kejadian diturunkan untuk mendukung pengamanan.
Pascainsiden berdarah di Kota Sorong Selasa kemarin, polisi juga telah mengamankan sejumlah terduga pelaku kerusuhan dan seorang pelaku pembunuhan ASN. Polisi masih menyelidiki dengan teliti akar persoalan kerusuhan di Kota Sorong tersebut.
Dari pantauan iNews, aktivitas warga di lokasi kejadian berangsur normal dan mulai berjalan seperti biasa. Sejumlah pertokoan sudah dibuka dan aktivitas sekolah kembali seperti biasa.