Namun karena tidak terima dengan penganiayaan kerabat mereka, sekelompok pemuda yang belakangan diketahui asal Seram, Maluku, kembali menyerang pemuda di kompleks rumah papan seputar terminal dan Pasar Sentral Remu, kota Sorong.
Akibat aksi saling serang tersebut, arus lalu lintas baik dari arah Kilo menuju Remu dan sebaliknya, menjadi macet. Semua kendaraan yang sedang melintas langsung berputar arah karena khawatir terdampak bentrokan tersebut.
Aparat kepolisian yang dilengkapi tameng langsung berjaga-jaga di sekitar tempat kejadian. Polisi juga sempat mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan untuk menghalau kedua kelompok massa yang bertikai.
Hingga malam ini, situasi di sekitar TKP masih tegang dan memanas, kedua kelompok pemuda masih berjaga-jaga dengan membawa sajam.
Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan mengatakan, dalam bentrokan ini, dua warga dilaporkan menjadi korban. Keduanya berasal dari dua kelompok yang bertikai.
"Dua orang menjadi korban dari masing-masing kelompok. Dari masyarakat suku Seram ada satu korban, begitu juga dari warga rumah papan ada satu korban juga," ujar AKBP Ary Nyoto Setiawan.