Kontak Senjata Pecah di Puncak Papua, Satgas TNI Tembak Mati 1 Anggota KST

Nathan Making
Kontak senjata satgas TNI dengan KST di Puncak, Papua Tengah, Jumat (20/10/2023). (Foto: iNews/Nathan Making)

Ketika itu, terlihat personel satgas sekitar 12 orang membawa senjata laras panjang, laras pendek, panah dan senjata tajam melarikan diri. Satgas 300 kemudian mengejar KST dan memberikan penembakan peringatan ke atas, namun tidak diindahkan.

Bahkan terdengar tembakan balasan dari KST. Setelah itu anggota Satgas Pamtas Mobile Praka Wiryawan membidik dari jarak sekitar 170 meter dan mengenai punggung salah satu anggota KST. Mayat anggota KST yang tewas ditembak tersebut kemudian dibawa lari dua rekannya masuk dalam hutan. Setelah penyisiran, ditemukan bercak darah dan perlengkapan yang berserakan sebagai barang bukti.

Kaskogabwilhan III Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak membenarkan pengejaran oleh Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/BJW terhadap KST Papua yang telah melakukan teror tersebut.

"Diduga KST ini yang menyerang pekerja proyek pembangunan Puskesmas Omukia, Kabupaten Puncak pimpinan Titus Murib," ujarnya, Sabtu (21/10/2023).

Dalam pengejaran ini, Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/BJW berupa 1 buah drone, 1 buah popor senapan angin, 1 buah HT icom tipe ic-v8, 1 buah HT Baopeng, 1 set laser scop untuk senjata, 3 HP, 12 foto dan barang bukti lainnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Penembakan di Kembru Papua Bertambah Jadi 12 Orang, 1 di Antaranya Anak-Anak

57 tahun lalu

Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Terancam Hukuman Mati, Ini Identitasnya

57 tahun lalu

Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Ditangkap di Pasar Kago Ilaga Puncak

57 tahun lalu

Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,6 Guncang Nabire Papua Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal