Konflik Warga Kwamki Narama di Mimika Papua Tengah, Sudah 11 Orang Tewas

Donald Karouw
MRP Papua Tengah desak TNI-Polri tegakkan hukum positif atas konflik sosial di Distrik Kwamki Narama, Mimika. (Foto: Humas Polri)

Dia menilai penegakan hukum secara tegas dan tanpa diskriminasi merupakan langkah utama untuk menghentikan konflik sosial yang tengah berlangsung di Kwamki Narama, Timika.

Sebagai penanggung jawab wilayah hukum, Agus menekankan bahwa Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman harus mengambil tindakan tegas dengan menggandeng Dandim 1710 Mimika guna menangkap seluruh pelaku kejahatan yang memicu bentrokan antara kubu Dang dan kubu Newegalen.

"Para pelaku kejahatan harus ditangkap karena tidak ada hukum agama, hukum pemerintah maupun hukum adat yang membenarkan manusia membunuh sesama manusia. Ini negara hukum, kalau ada persoalan di masyarakat harus diselesaikan secara hukum positif. Orang-orang itu sudah tidak mengenal Tuhan, tidak mengenal pemerintah dan tidak mengenal adat," ujarnya.

Agus juga mengingatkan bahwa keterlambatan tindakan dari aparat justru berpotensi membiarkan masyarakat asli Papua terus saling mengorbankan nyawa.

"Jangan tunggu atau ulur waktu lagi, ini sudah 11 korban jiwa. Tindak tegas dan bubarkan semua yang masih pegang busur dan anak panah. Bila perlu tangkap dan proses hukum. Kami minta aparat TNI-Polri tempati tenda-tenda yang selama ini dipakai oleh kedua kubu, supaya jangan ada lagi yang baku panah dan kumpul-kumpul," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bentrok Warga Pecah di Kwamki Narama Mimika, 9 Orang Luka Kena Panah dan Batu

57 tahun lalu

Pria di Kwamki Narama Tewas Dibunuh, Polisi Patroli Cegah Aksi Balas Dendam

57 tahun lalu

Kepala Kampung di Kwamki Narama Dapat Bantuan Ternak Babi dari Satgas Noken

57 tahun lalu

Cegah Perang Suku, Polres Mimika Sita Ratusan Busur dan Panah di Kwamki Narama

57 tahun lalu

Bawa Panah dan Parang, 9 Warga Kwamki Narama Terancam 10 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal