KKB Tembak Warga di Papua, Kapen Kogabwilhan III: Nanti Korban Dituduh Mata-Mata Aparat

Kastolani Marzuki
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi biadabnya menembak seorang tukang ojek bernama Udin di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (14/4/2021). (Foto: Istimewa)

PUNCAK, iNews.id - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi biadabnya menembak seorang tukang ojek bernama Udin di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (14/4/2021). Ini menunjukkan, KKB masih terus melakukan aksi teror kepada masyarakat.

Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa saat dihubungi via telepon mengatakan, setelah membunuh guru, membakar sekolah dan helikopter, Front Bersenjata OPM kembali membunuh warga pendatang. Semua aksi itu menunjukkan kebiadaban KKB tersebut.

"Ya beginilah kebiadaban Front Bersenjata OPM ini, selalu melakukan aksi teror kepada warga masyarakat. Setelah membunuh guru, membakar sekolah dan helikopter, sekarang mereka membunuh warga pendatang," katanya.

Kolonel Czi Suriastawa mengatakan, pembunuhan kepada masyarakat sipil oleh Front Bersenjata OPM ini nantinya akan didukung oleh front politik dan klandestin di media. 

"Nanti akan didukung dengan tuduhan bahwa si korban adalah mata-mata aparat. Begitulah kerja sama tiga front mereka ini. Di media mereka memanfaatkan influencer yang pengikutnya banyak, didukung oleh media pro mereka," ujarnya. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal