Kisah Prajurit Paskhas Murka hingga Siap Ledakkan Tentara Australia dengan Granat di Bandara

Sucipto
Riezky Maulana
Pasukan elite TNI AU, Paskhas, berlatih tempur di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Kamis (17/6/2021). (Foto: Pen Paskhas)

Mereka pun juga menodongkan senjata kepada tentara Interfet. Paskhas juga bersiap-siap meledakkan granat ke arah tentara Australia jika berani menyentuh pimpinan mereka, Marsda TNI Ian Santosa.  

Dalam buku biografi mantan Dankorpaskhas Marsma (Purn) Nanok Soeratno berjudul “Kisah Sejati Prajurit Paskhas” menyebutkan, saat insiden itu, Kapten Eka dan 15 anak buahnya berteriak sambil menahan emosi. "Hei ini jenderal saya, panglima saya, keamanan di sini tanggung jawab saya," teriak Kapten Eka.

Pasukan elite TNI AU, Korps Paskhas, wajib memiliki kemampuan para-komando atau parako. (Foto: Okezone).

Kondisi sangat tegang. Pasukan Paskhas dan Interfet saling menodongkan senjatanya. Saat itu, siapa pun bisa lepas kendali lalu melepaskan tembakan. Apalagi setiap personel yang mengawal Marsda Ian Santosa mengantongi dua sampai lima granat. 

"Panggil panglima kamu ke sini," kata Kapten Eka kepada pasukan Interfet.

Saat itu, Kapten Eka mewanti-wanti setiap personel agar jangan sampai ada tembakan sebelum ada komando darinya. "Letusan pertama pada saya," teriaknya.

Meski Paskhas kalah jumlah personel dibandingkan dengan Interfet, mereka sepakat menjadikan granat sebagai senjata mematikan jika terjadi kontak senjata. Pasukan Paskhas siap meledakkan granat itu ke tentara Australia dan bertempur habis-habisan.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dramatis! Jenazah Korban Helikopter Jatuh Dievakuasi dengan Heli Caracal TNI AU

57 tahun lalu

Penampakan Pesawat Tempur dan Helikopter TNI AU Mendarat di Tol Trans Sumatera

57 tahun lalu

Penyaluran Bantuan Korban Banjir di Sumatera Melalui Pesawat TNI AU Terkendala Jaringan

57 tahun lalu

Oknum TNI Penikam Pria hingga Tewas Ditahan di Satpom Lanud Sultan Hasanuddin Makassar

57 tahun lalu

Kronologi Oknum TNI Tikam Pria hingga Tewas di Makassar, Dibuntuti lalu Diadang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal