Kisah Luhut di Kopassus : 8 Anak Buah Gugur Diberondong Pasukan Bersenjata dalam Kegelapan

Riezky Maulana
Luhut Binsar Pandjaitan semasa menjadi perwira Kopassandha (Kopassus) dan terlibat dalam Operasi Seroja di Timor Timur pada Desember 1975. (Foto: Facebook/Luhut Binsar Pandjaitan).

Dalam ingatannya, setelah penerbangan selama empat jam lebih, para prajurit telah terlihat kelelahan. Apalagi mereka nyaris tak beristirahat karena sejak pagi sudah persiapan di Bandara Halim Perdanakusuma.

Begitu bel berbunyi, para prajurit langsung bangkit. Mereka berpikir untuk segera terjun dalam medan pertempuran. Wartawan perang Hendro Soebroto dalam bukunya “Operasi Udara di Timor Timur” menggambarkan detik-detik menegangkan tersebut.

“Sekitar pukul 05.45 Wita, tiga menit sebelum matahari terbit, lampu hijau di atas pintu pesawat menyala berbarengan dengan bunyi bel berdering panjang sebagai tanda dimulainya serbuan pasukan lintas udara. Mereka meloncat dari ketinggian antara 900 hingga 1.250 kaki,” tulisnya.

Luhut pun siap terjun. Dia sudah berdiri di pintu pesawat tinggal menunggu aba-aba dari jump master. Namun situasi telah mengubah segalanya. Dalam hitungan detik Pesawat Hercules tiba-tiba terbang miring.

Bel panjang berhenti. Dua jump master segera menyilangkan kaki di pintu pesawat yang artinya pasukan tak boleh terjun. Load master juga dengan cepat menutup pintu. 

Luhut kaget. Dia menjadi bertanya-tanya, mengapa tak jadi terjun?

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Mojokerto, Prajurit Kostrad Tewas usai Tabrak Truk Ayam

57 tahun lalu

Profil Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ditetapkan Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

Rekam Jejak Mayjen Hendy Antariksa Pangdam I/Bukit Barisan, Jenderal Kopassus SAT-81 Gultor

57 tahun lalu

Menkeu Tolak Biayai Family Office Pakai APBN, Luhut Sebut Banyak Calon Investor Mulai Tertarik

57 tahun lalu

Sosok Mayjen Bangun Nawoko, Prajurit Kostrad Diangkat Jadi Pangdam XIV/Hasanuddin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal