Ketua KPU dan Bawaslu Yalimo Tolak Putusan MK, Pilih Mundur karena Takut Terjadi Kerusuhan

Antara
Ketua KPU Yalimo Yehemia Walianggen (kiri). (Foto: Antara)

WAMENA, iNews.id - Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Yalimo yang kedua kalinya membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat kecewa. Bahkan, ketua KPU dan Bawaslu memilih mengundurkan diri daripada harus menggelar pilkada ulang lagi karena takut akan terjadi kerusuhan nanti.

Ketua KPU Yalimo Yehemia Walianggen mengatakan, memilih mengundurkan diri dari jabatan sebab merasa tidak mampu menjalankan lagi tugas sebagaimana putusan MK. Berbagai tahapan pemilihan sudah dilakukan secara maksimal, termasuk PSU dua distrik, namun semua hasil itu dibatalkan oleh MK.

"Saya secara pribadi menyatakan tidak akan melaksanakan proses PSU (untuk kedua kalinya) di Yalimo lagi. Akan sampaikan kepada pimpinan saya di KPU Provinsi dan KPU RI jika saya akan mundur dari jabatan Ketua KPU Yalimo," katanya saat dihubungi, Senin (5/7/2021).

Mantan Ketua Bawaslu Yalimo itu yakin jika PSU kedua kali yang diputuskan dilaksanakan, maka akan mengakibatkan dampak kerusuhan di masyarakat. Bahkan, dia memperkirakan akan lebih besar.

"Kalau PSU dipaksakan, akan sangat berbahaya sebab akan bermuara kepada konflik horizontal antara masyarakat, terutama juga penyelenggara KPU karena pasti akan diganggu. Proses ini tidak akan berjalan maksimal," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tangis Haru Iringi Pemakaman Jenazah Reno Korban Demo Rusuh Jakarta

57 tahun lalu

Jenazah Reno Korban Demo Rusuh Jakarta Dimakamkan di Surabaya, Ibunda Pingsan

57 tahun lalu

Komnas HAM Datangi Yalimo, Pantau Kondisi Masyarakat Pasca-Kerusuhan

57 tahun lalu

Sempat Disita Polisi, 39 Buku Milik Tersangka Kasus Demo Rusuh Dikembalikan 

57 tahun lalu

Pangdam Cenderawasih dan Kapolda Papua Kunjungi Yalimo, Cek Kondisi Terkini Usai Kerusuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal