Kepala Distrik Kenyam Diduga Setor Rp30 Juta ke KKB Papua, Biayai Pembelian Amunisi

Fredy Nuboba
Kepala Distrik Kenyam inisial MM diduga menyetor uang sebesar Rp30 juta ke KKB Papua. Uang itu digunakan untuk membeli amunisi. (Foto: Fredy Nuboba)

NDUGA, iNews.id - Satgas Damai Cartenz menangkap Kepala Distrik Kenyam berinisial MM. Dia diduga membiayai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Kepala Ops Satgas Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Ramadhani, mengatakan MM diduga menyetor uang sebesar Rp30 juta kepada KKB. Uang itu digunakan untuk membeli amunisi.

"Yang bersangkutan memberikan uang sejumlah kurang lebih Rp30 juta, uang tersebut digunakan untuk pembelian amunisi," kata Faizal, Jumat (5/5/2023).

Dia mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, dugaan tindakan KKB melakukan aksi kriminal di Papua dibiayai oleh pejabat daerah semakin menguat.

Dia pun menyatakan pihaknya akan mengambil langkah-langkah tegas terhadap seluruh pihak yang membantu KKB terlepas dari statusnya. Hal ini dilakukan demi penegakan hukum yang terukur.

"Ini menunjukkan memang KKB seperti dugaan kami bahwa kegiatan mereka dicurigai didukung oleh beberapa unsur-unsur yang memang berasal dari pemerintah daerah," ujar Faizal.

Diketahui, Satgas Damai Cartenz menangkap Kepala Distrik Kenyam berinisial MM (37). Dia diduga membantu kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Penangkapan terjadi pada April 2023 lalu. Hingga saat ini kasus tersebut masih didalami.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Papua, Ternyata Bagian Lonceng Jatuh

57 tahun lalu

Anggota KKB Anak Buah Apen Kobogau Ditangkap di Intan Jaya, Begini Sepak Terjangnya

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal