Dari hasil penyelidikan diketahui empat dari 13 terduga teroris yang diamankan di kabupaten Merauke mempunyai peran sebagai perekrut anggota baru.
"Empat terduga teroris ini mempunyai peran untuk merekrut anggota baru. Inisial mereka pasangan suami istri AP dan IK, serta dua orang lainnya berinisial SW dan YK," ungkap Kapolda.
Terkait adanya penangkapan belasan terduga teroris di Kabupaten Merauke, mantan Wakapolda Papua ini meminta masyarakat untuk tak perlu khawatir.
Fakhiri meminta masyarakat untuk tetap waspada dan dapat selalu menginformasikan kepada aparat keamanan bila ada hal-hal yang mencurigakan.