Kasus Dokter Paru Meninggal di Nabire, Polisi: Mulut Berbusa Belum Tentu Keracunan

Edy Siswanto
Polres Nabire saat olah TKP penemuan mayat dr Mawartih di rumah dinas RSUD Nabire. (Foto: iNews/Edy Siswanto)

Menurutnya, Polres Nabire juga sudah olah TKP saat kejadian penemuan mayat dan melakukan langkah-langkah kepolisian pada Kamis (9/3/2023).

Selain itu, polisi juga memeriksa sejumlah saksi dan mencari petunjuk lain atas meninggalnya dokter paru tersebut.

Diketahui hasil autopsi suda ada di tangan Menkes Budi Gunadi Sadikin, namun masih ada tahapan pemeriksaan lanjutan di laboratorium.

Jenazah dr Mawartih telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Panaikang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Keluarga pun meminta agar kasusnya diusut tuntas.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang

57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

57 tahun lalu

Gegana Polda Papua Dikerahkan ke Biak, Sisir Lokasi Ledakan Bom PD II yang Tewaskan 5 Orang

57 tahun lalu

Penyebab Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak Papua, Ini Kata Kapolres

57 tahun lalu

Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung, Ditemukan Sudah Kaku dalam Tenda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal