Kasus Dokter Paru Meninggal di Nabire, Polisi: Mulut Berbusa Belum Tentu Keracunan

Edy Siswanto
Polres Nabire saat olah TKP penemuan mayat dr Mawartih di rumah dinas RSUD Nabire. (Foto: iNews/Edy Siswanto)

JAYAPURA, iNews.id - Sepekan sudah dokter spesialis paru dr Mawartih Susanty ditemukan meninggal di dalam kamar rumah dinas RSUD Nabire, Papua Tengah. Sampai saat ini penyebab kematian dokter paru satu-satunya di Nabire tersebut masih misterius.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab utama meninggalnya dr Mawartih Susanty.

"Kami masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium," ujarnya, Kamis (16/3/2023).

Kendati demikian dia tak menampik dengan kondisi terakhir mendiang saat meninggal yang mengeluarkan mulut dari busa dan adanya bekas memar di tubuh.

"Iya mulut berbusa. Tapi belum tentu meninggal keracunan. Kan bisa jadi ada memiliki riwayat penyakit tertentu seperti itu. Karena itu kami masih menunggu hasil autopsi," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang

57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

57 tahun lalu

Gegana Polda Papua Dikerahkan ke Biak, Sisir Lokasi Ledakan Bom PD II yang Tewaskan 5 Orang

57 tahun lalu

Penyebab Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak Papua, Ini Kata Kapolres

57 tahun lalu

Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung, Ditemukan Sudah Kaku dalam Tenda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal