Kasus Bocah SD di Raja Ampat Tertembak di Sekolah, Polisi Amankan Siswa SMP

iNews Sorong Raya
Polisi melakukan olah TKP insiden penembakan siswa SD di Kampung Samate, Raja Ampat. (Foto: iNews Sorong Raya)

“Kasus ini ditangani dengan hati-hati karena melibatkan anak yang masih di bawah umur. Penyidik juga akan meminta keterangan dari pemilik senapan angin terkait bagaimana senjata bisa diakses oleh pelaku,” kata AKP Muhadi.

Rencananya, pelaku dan pamannya akan dibawa ke Polres Raja Ampat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi menegaskan kasus ini dikategorikan sebagai dugaan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senapan angin. Namun, karena pelaku masih berusia 13 tahun, penanganannya dilakukan dengan mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak dan Sistem Peradilan Pidana Anak.

Korban saat ini dalam kondisi stabil setelah mendapat perawatan medis di Puskesmas Samate. Insiden penembakan ini sempat menghebohkan warga setempat setelah informasi viral di media sosial. Aktivitas belajar di sekolah sempat dihentikan sementara untuk memberi ruang penyelidikan kepolisian.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Bocah SD di Raja Ampat Diduga Jadi Korban Penembakan OTK

57 tahun lalu

Pos Satgas Yonif 123 Rajawali di Agats Papua Selatan Dibakar, Dipicu Insiden Penembakan

57 tahun lalu

Kapolres Asmat Kunjungi Rumah Duka Korban Penembakan di Agats, Komitmen Berantas Miras

57 tahun lalu

2 Peleton Brimob Polda Papua Dikerahkan ke Asmat usai Insiden Penembakan Warga Sipil

57 tahun lalu

TNI-Polri Olah TKP Penembakan Indra Guru Wardana di Asmat, Jenazahnya Tak Ditemukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal