"Kita semua tahu kalau mereka sudah bakar batu dan makan bersama, itu berarti mereka sudah berkomitmen untuk mati dan hidup di situ. Jadi, masyarakat nonkaryawan harus tahu itu, jangan hanya pikir kehidupan saja, tapi pikir juga keselamatan diri," ujar Irjen Paulus yang pernah menjabat Kapolres Mimika periode 2003-2005.
Sebelumnya, seorang nonkaryawan yang diketahui bekerja sebagai pendulang tergeletak di Jalan Tambang Mile 61, area operasi PT Freeport Indonesia dengan tubuh luka tembak, Kamis (21/5/2020). Korban diketahui bernama Waroy dan langsung dilarikan ke ruang ICU RS Tembagapura menggunakan ambulans perusahaan dikawal Patroli Zona Delta. Korban dilaporkan mengalami luka tembak di bagian punggung, leher dan bagian bawah perut.
"Lukanya berat, tapi masih bisa ditangani," katanya.
Korban mengaku awalnya bersama rekannya dibawa oknum aparat keamanan menumpangi sebuah mobil dari Mile 50. Namun korban baru sadar ketika sudah dalam kondisi luka tembak dan tergeletak di jalan tambang Mile 61.
Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata menduga pelaku penembakan didalangi KKB dari kelompok Kali Kopi.
"Kita bisa memastikan pelaku penembakan tersebut dilakukan KKB Kali Kopi. Kami masih selidiki terus siapa pelakunya, mudah-mudahan segera ditangkap dan diproses," ujar Adhinata.