Jokowi Minta Gubernur dan Bupati di Papua Relokasi Warga Asmat

Bambang Irawan
Presiden Jokowi menunjukkan kondisi akses di Papua di hadapan ribuan siswa dan mahasiswa di Palembang. (Foto: iNews/Bambang Irawan)

PALEMBANG, iNews. Id – Meski sedang kunjungan kerja di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), namun Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menaruh perhatian serius mengenai bencana kesehatan yang melanda Kabupaten Asmat, Papua. Dia secara khusus meminta pemerintah setempat agar segera merelokasi para korban gizi buruk dan campak yang berada di pedalaman ke wilayah perkotaan.

“Akan lebih baik bila korban direlokasi ke daerah perkotaan agar bisa cepat mendapat penanganan kesehatan yang lebih baik,” kata Jokowi, seusai membuka Kongres Nasional XXX dan Majelis Permusyawaratan Anggota XXIX Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Palembang, Senin (22/1/2018).

Dia mengatakan, kondisi geografis dan medan jalan menuju lokasi permukiman warga memang masih menjadi kendala tim kesehatan terpadu. Selain itu, masyarakat tinggal saling berjauhan. “Saya sudah sampaikan kepada gubernur dan bupati segera merelokasi warga di sana agar korban tidak bertambah,” ujarnya.


Kondisi medan yang berat memang menjadi persoalan tim kesehatan terpadu untuk menyentuh permukiman warga Asmat yang terpisah-pisah. Tiap tahun, warga Asmat diserang wabah penyakit itu yang terus memakan korban jiwa. Bahkan hingga saat ini, tercatat sudah 67 anak-anak di Asmat yang meninggal dunia karena campak dan gizi buruk.

“Kami (pemerintah pusat) berkomitmen dan bersinergi dengan daerah untuk mengatasi bencana kesehatan ini,” tutur Presiden Jokowi.

Sejak beberapa bulan terakhir, anak-anak warga Asmat terserang wabah campak dan gizi buruk. Pemerintah sudah menetapkan kejadian luar biasa (KLB) untuk dua kasus penyakit yang selama tiga bulan terakhir merenggut puluhan nyawa anak-anak Papua.

Selain tim kesehatan terpadu dari gabungan pemda setempat dan swasta, tim kemanusiaan TNI/Polri juga telah terjun membawa ratusan ton bahan makanan dan obat-obatan. Teranyar, Menteri  Sosial (Mensos) Idrus Marham mengunjungi Kabupaten Asmat, Papua, untuk melihat langsung perkembangan penanganan warga yang menderita gizi buruk dan campak. Dalam kunjungan itu, Mensos Idrus Marham mengatakan, pemerintah sudah mengucurkan bantuan sosial senilai Rp4 miliar untuk percepatan penanganan kesehatan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal