Jenderal TNI Ini Berjanji Tak Mau Pakai Baret Merah Gegara Dikeluarkan dari Kopassus

Faieq Hidayat
Panglima ABRI Jenderal TNI LB Moerdani bersama Danjen Kopassus Brigjen TNI Sintong Panjaitan. (Foto Repro Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando).

Sintong pun mengambil Baret Merah itu dan meletakkannya di meja kerja. Suasana juga spontan berubah menjadi kaku, semua terdiam karena wajah Benny serius dan angker. Try Sutrisno ingin meredakan suasana dengan mengalihkan pembicaraan namun tetap kaku. 

Saat Benny keluar dari kamar kecil, Sintong berbicara kepadanya. Dia merasa tersinggung Jenderal Bintang Empat tak sepantasnya membuang Baret Merah. 

"Pak Benny tidak dapat dipisahkan dengan Korps Baret Merah. Bapak dikenal sebagai orang pertama Korps Baret Merah. Jadi aneh, kalau Bapak tidak berkenan memakai Baret Merah," kata Sintong yang tidak dijawab Benny. 

Benny memang tidak mau lagi memakai Baret Merah. Sebab dia sempat dikeluarkan dari RPKAD yang kini disebut Kopassus. 

Ketika itu dia membela anak buahnya yang cacat akibat operasi militer perang kemerdekaan dikeluarkan dari kesatuan. Atas penolakan itu, Benny dipindahkan ke Kostrad.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

57 tahun lalu

Mencekam! OPM Serang Warga Tembagapura, Anak Perempuan Tewas Ditembak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal