Bukannya membujuk dan menasihati sang anak, pelaku justru mengajarkan anaknya untuk membawa pisau agar membunuh orang yang menyakitinya.
Mendengar dan melihat perkataan pelaku, korban pun menegur. Pelaku tidak terima dan memukul korban dengan kabel berkali- kali hingga terluka.
"Kekerasan ini bukan baru pertama kali, sudah berulang kali. Selama ini saya sabar karena sayang suami saya," ujar RS.
Dia mengaku datang dari kampung ke Timika hanya untuk hidup bersama dengan suaminya walaupun susah. Namun dia tak menyangka sering mendapatkan perlakuan tidak adil.
Sementara itu, pelaku RN mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada korban. Dia mengaku tidak bisa mengontrol emosi sehingga melakukan tindakan kekerasan tersebut.
Kepala Jaga Polsek Mimika Baru Bripka Nurdianto mengatakan, kasus kekerasan ini sudah diselesaikan secara baik-baik. Keduanya juga sudah saling memaafkan.
"Kami bantu mediasi dan menunggu sampai keduanya tenang dan tidak ada yang emosi. Kasus selesaikan dengan kekeluargaan," ujarnya.