Fakta Pilu Kasus Irene Sokoy di Papua, Ibu Hamil dan Bayi Meninggal usai Ditolak 4 RS

Tim iNews
Binti Mufarida
Fakta Pilu Kasus Irene Sokoy: keluarga berduka, pemerintah perintahkan audit layanan kesehatan di Jayapura. (Foto: iNews)

Penolakan disebut berlanjut di RSUD Abepura. Ketiadaan dokter memicu tidak adanya respons hingga terjadi keributan. Keluarga lalu bergerak ke RS Bhayangkara di Kotaraja.

Dua perawat memeriksa korban di ambulans. Keluarga diminta uang muka Rp4 juta karena kamar BPJS disebut penuh dan tersisa kelas VIP.
Permintaan agar tindakan medis didahulukan diduga ditolak.

Selanjutnya korban kemudian dirujuk kembali ke RSUD Jayapura. Dalam perjalanan menuju Entrop, kondisi Irene kritis dengan mulut berbusa dan napas tersengal. Keluarga memutarbalik ke RS Bhayangkara, namun pukul 05.00 WIT Irene dan bayinya dinyatakan meninggal pada Senin (17/11/2025).

“Kami sangat menyesal dengan tindakan para petugas rumah sakit yang tidak ada rasa kemanusiaan,” kata Abraham.

Duka keluarga disampaikan kepada Gubernur Papua saat pertemuan di Jembatan Kuning Sentani, Jumat (21/11/2025) malam.
Peristiwa ini membuat keluarga terpukul.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Prabowo Minta RS di Papua Diaudit usai Ibu Hamil dan Bayi Meninggal Ditolak 4 Rumah Sakit

57 tahun lalu

Ibu Hamil Meninggal usai Ditolak 4 RS, DPR Segera Evaluasi Penanganan Kesehatan

57 tahun lalu

Prabowo Perintahkan Audit RS usai Ibu Hamil dan Bayi Meninggal Ditolak 4 Rumah Sakit

57 tahun lalu

Prabowo: Masih Ada 40 Juta Anak-Ibu Hamil Belum Terima MBG, Saya Minta Sabar

57 tahun lalu

Perjuangan Ibu Hamil di Bondowoso Ditandu Pakai Bambu untuk Melahirkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal