Dia mengikuti pendidikan Bintara lanjutan dalam Satuab Elite Polri, Brimob dan menyelesaikan pendidikan pada Maret 2022, kemudian ditempatkan di Batalyon D Brimob Wamena.
2. Kronologi kejadian
Bripda Diego yang dikenal sebagai polisi ramah dan murah senyum diserang dua OTK bersenjata parang di wilayah Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (18/6/2022) petang.
Kronologi kejadian berawal saat Danki Brimob Yon D Wamena AKP Rustam ditelepon seseorang bernama Alex Matuan untuk membantunya menembak sapi miliknya di daerah Napua.
Kemudian AKP Rustam membawa satu pucuk senjata api jenis sniper Steyr dan mengajak Bripda Diego membawa senpi AK 101 pergi ke Napua.
Setelah sapi ditembak, AKP Rustam kemudian menitipkan senjatanya Bripda Diego. Dia lalu pergi meninggalkan Bripda Diego sendirian di lokasi untuk mengecek sapi tersebut.