PUNCAK, iNews.id – Baku tembak antara teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua dengan pasukan elite Paskhas TNI AU terjadi di sekitar Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Kamis (3/6/2021) petang. Dalam peristiwa ini, tower Bandara Ilaga bahkan sampai terbakar.
Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Pol Iqbal Alqudussy membenarkan adanya insiden baku tembak yang melibatkan prajurit Paskhas TNI AU dan Yonif Raider 500/Sikatan di sekitar bandara.
"Pada hari Kamis tanggal 03 Juni 2021 pukul 17.50 WIT, melalui HT, terjadi Kontak tembak antara anggota Paskhas, Raider 500 dengan KKB di daerah bandara. Info via HT dari Paskhas, sudah terbakar tower di bandara," ujarnya.
Berikut sejumlah fakta-fakta baku tembak antara TNI-Polri dengan KKB di Bandara Ilaga.
1. Berawal dari Penembakan Tukang bangunan
Seorang tukang bangunan bernama Hebel Helenti (30), warga Kabupaten Alor, NTT menjadi korban kebrutalan KKB. Korban sempat teriak ampun komandan namun tetap diekseksusi pada Kamis (3/6/2021).