Dorince Mehue Sebut Calon Anggota MRP Papua Harus Cinta Indonesia

Edy Siswanto
Kantor Majelis Rakyat Papua di Jayapura. (Foto: PTPPMA)

"MRP bukan lembaga tradisional, bukan lembaga kultur (budaya) yang semena-mena melawan negara. Tetapi MRP merupakan negara Kultur yang artinya seluruh anggota MRP direkrut secara kultur dari wilayah adat masing-masing yang kemudian menjadi anggota MRP milik negara," ucapnya.

Sebab itu dia berharap apa yang sudah terjadi 5 Tahun yang lalu, dan untuk periode era otsus fase kedua atau 20 tahun kedua, yakni mulai tahun 2022 sampai 2041 yang akan datang, harus ada perubahan.

"Mari lakukan perubahan dan harapan masyarakat yang bisa kita jaga dan terpenting ialah marwa MRP ini kita jaga dan junjung tinggi nilai budaya kita masing-masing sehingga kita memperjuangkan hak-hak masyarakat dengan santun dan elegan," ujar Dorince.

Menurutnya, MRP menjadi jembatan antara warga dan negara. Ada sebanyak 42 anggota untuk Papua, 33 anggota di Papua Selatan, 42 untuk Papua Tengah dan 42 untuk Papua pegunungan.

"Sehingga nantinya saudara yang dipercayakan negara untuk masuk di lembaga MRP di wilayah adat masing-masing," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Konflik Warga Kwamki Narama di Mimika Papua Tengah, Sudah 11 Orang Tewas

57 tahun lalu

331 Orang Asli Papua Direkrut Jadi Polisi Sepanjang 2025

57 tahun lalu

Kaleidoskop 2025: 10 Bencana Alam Paling Mematikan di Indonesia, Renggut Ribuan Jiwa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal