Detik-Detik Perampingan di Tubuh Kopassus, Prajurit Diseleksi Ketat 1 Pekan

Muhammad Fida Ul Haq
Simulasi penanganan KKB yang dilakukan Kopassus Ponorogo sebelum dikirim ke Papua (Ahmad Subekhi/iNews)

Pada hari ketiga itu, prajurit Kopassus yang diseleksi diminta tidur sendiri-sendiri dan diberi tahu akan kembali berangkat pukul 03.00 dini hari. 

Hasilnya ada prajurit yang bangun, tapi ada juga yang terus tidur seharian. Tes ini untuk mengukur tanggung jawab para prajurit. Namun hanya sekitar 2.500 orang yang lulus dari sekitar 6.400 prajurit yang melewati tes selama sepekan.

Para prajurit yang lulus tentu saja tetap boleh mengenakan baret merah dan tinggal di Jakarta. Sementara yang tidak lulus ditempatkan dalam kesatuan baret hijau Kostrad. 

Sintong mengaku ingin menangis karena ternyata banyak prajurit Kopassus harus keluar. "Saya rasanya mau menangis karena banyak orang yang baru masuk Kopassus harus keluar," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Profil Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ditetapkan Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

Rekam Jejak Mayjen Hendy Antariksa Pangdam I/Bukit Barisan, Jenderal Kopassus SAT-81 Gultor

57 tahun lalu

Identitas 3 Prajurit Kopassus Korban Luka Kerusuhan Yalimo, Sempat Dikepung di Pos Maleo

57 tahun lalu

Update Kerusuhan di Yalimo: 3 Personel Kopassus Luka, Ratusan Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Kerusuhan di Yalimo, 6 Personel Kopassus Dikepung Massa Berhasil Dievakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal