Detik-Detik Perampingan di Tubuh Kopassus, Prajurit Diseleksi Ketat 1 Pekan

Muhammad Fida Ul Haq
Simulasi penanganan KKB yang dilakukan Kopassus Ponorogo sebelum dikirim ke Papua (Ahmad Subekhi/iNews)

JAYAPURA, iNews.id - Perampingan pasukan di tubuh TNI pernah terjadi pada 1980-an, termasuk di jajaran Kopassus. Para prajurit elite ini menjalani seleksi ketat untuk memastikan siapa yang pantas bertahan di satuan baret merah.

Cerita ini dialami Letjen TNI (Purn) Sintong Panjaitan. Saat itu dia menjabat sebagai komandan pertama Grup 3 Para Komando. Dia juga lah yang menentang keras perampingan ini.

Gagasan perampingan ini diputuskan oleh TNI (Purn) Benny Moerdani, yang menjabat sebagai Panglima ABRI waktu itu. Namun Benny menolak, dia meyakinkan perampingan malah akan berakibat pada pemborosan untuk latihan.

"Jadi, Bapak kalau nggak punya duit, jangan dikecilkan," kata Sintong saat itu, dikutip iNews.id dari buku Kopassus untuk Indonesia, Profesionalisme Prajurit Kopassus, Kamis (25/11/2021).

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Profil Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ditetapkan Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

Rekam Jejak Mayjen Hendy Antariksa Pangdam I/Bukit Barisan, Jenderal Kopassus SAT-81 Gultor

57 tahun lalu

Identitas 3 Prajurit Kopassus Korban Luka Kerusuhan Yalimo, Sempat Dikepung di Pos Maleo

57 tahun lalu

Update Kerusuhan di Yalimo: 3 Personel Kopassus Luka, Ratusan Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Kerusuhan di Yalimo, 6 Personel Kopassus Dikepung Massa Berhasil Dievakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal