Cerita Suku Nayak di Lembah Baliem Papua, Benarkah Menolak Anak Kembar ?

Donald Karouw
Ilustrasi masyarakat salah satu suku di Papua. (Foto : Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Suku Nayak merupakan satu di antara suku di Papua yang tinggal di Lembah Baliem, sekitar Kota Wamena ke arah Gunung Trikora, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Dari penelusuran ditemukan ada cerita dalam masyarakat Suku Nayak, jika seorang menjadi manusia buangan karena melanggar tabu, dia biasanya dihina atau diejek warga lain saat pertemuan adat. Bahkan dia harus membayar denda.

Konon pada waktu kelahiran anak di honai perempuan, jika ada anak kembar, salah satunya harus dibuang. Sebab sesuai adat suku Nayak, mereka menganggap salah satu anak kembar tersebut merupakan anak setan.

Untuk tradisi kematian apabila ada yang meninggal, pihak keluarga harus ada yang dipotong jarinya. Biasanya terhadap anak yang paling besar. Kemudian mayat keluarga yang meninggal dibakar dengan kayu, lalu abunya disimpan di depan rumah.

Sementara dalam pernikahan, pihak laki-laki harus melamar dengan memberi babi 20 ekor pada pihak perempuan. Bila tidak mampu menyediakannya, maka pihak laki-laki harus menunggu dari perempuan yang melamar.

Sebagian besar mata pencarian suku Nayak sebagai petani ubi dan keladi. Dalam suatu acara adat, ubi, sayur dan daging babi dimasak dengan cara ditimbun dengan batu panas yang kerap disebut dengan istilah bakar batu.

Pada laki-laki suku Nayak masih banyak yang mengenakan koteka terbuat dari kunden kuning. Sementara para perempuan memakai pakaian wah yang berasal dari rumput atau serat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ayah Tiri Perkosa 2 Anak Kembar Sekaligus di Surabaya, Salah Satu Korban Hamil

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Cegah Perang Suku Meluas, Polda Papua Terjunkan 3 SSK Brimob ke Wamena

57 tahun lalu

Penembakan Kembali Terjadi di Yahukimo, Sasar Warga Sipil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal