Bupati Jayapura Protes Keras Rencana Mensos Bantu Korban Bencana Jayapura 

syarif wibowo
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw. (Dok: Pemkab Jayapura)

SENTANI, iNews.id- Bupati Jayapura Mathius Awoitauw melayangkan protes keras kepada Menteri Sosial RI Tri Rismaharini yang berencana membantu pembangunan rumah masyarakat korban banjir bandang Jayapura tanpa melakukan koordinasi dengan Pemda Jayapura terlebih dahulu. Mathius menegaskan, lokasi yang didatangi Risma bersama pihak masyarakat tanpa melibatkan Pemda untuk melakukan pembangunan berpotensi menimbulkan konflik.

"Terus terang kami kecewa. Bukan soal perhatiannya karena membantu tentu saja baik tetapi mekanisme kerja Bu Mensos yang tidak koordinasi dengan kami ataupun dengan BNPB sebagai penanggungjawab itu yang akan menimbulkan masalah. Apa-apa terkait rencana di daerah tentu kami Pemda paham dan harus tahu, jangan tiba-tiba datang lalu buat rencana. Ini secara kenegaraan juga tidak baik seakan-akan tidak ada koordinasi antara Kemensos dengan BNPB di Jakarta. Sangat kami sesalkan," kata Mathius dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (9/8/2021).

Dijelaskan Mathius, kedatangan Risma pada Sabtu (7/8) pekan lalu ke Jayapura dan langsung ke lokasi rencana pembangunan rumah tanpa melibatkan Pemda atau sepengetahuan BNPB tentu akan menimbulkan konflik. "Kami yang tahu kondisi di lapangan atau daerah, jadi jangan juga karena punya hubungan dengan orang-orang tertentu yang sebenarnya tidak paham kondisi lalu kita datang begitu saja. Toh Kemensos juga pakai APBN dan jalur kerjanya harus jelas dengan kami di Pemerintah Daerah. Bukan main langsung begitu saja," ucapnya.

Atas kejadian ini Mathius mengaku sudah menyampaikan juga ke BNPB agar di antara Kementerian dan Lembaga perlu koordinasi jika memiliki program di daerah. "Kan ada BNPB dan Pemda Jayapura yang selama ini sudah melakukan perencanaan pembangunan rumah para korban bencana baniir. Jika Kemensos mau ikut bantu ya dengan senang hati tetapi ikuti jalurnya, jangan main langsung dengan masyarakat. Atau jika ternyata bermasalah kami tidak tanggung jawab," ujar Mathius.

Terkait penanganan pasca banjir bandang, Presiden Jokowi sudah membentuk tim kerjasama lintas kementerian atau lembaga yang selama ini sudah dikerjakan secara bertahap, yaitu segmen pertama di Cagar Alam Cyclop, segmen kedua kawasan Daerah Aliran Sungai Kota Sentani,  dan segmen ketiga kawasan Danau Sentani. 

Editor : Syarif Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Pernyataan Wali Kota Denpasar soal Penonaktifan PBI BPJS, Mensos: Menyesatkan dan Hoaks

57 tahun lalu

Mensos Gus Ipul Prihatin Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT, Jadi Atensi Bersama

57 tahun lalu

6 Potongan Tubuh Korban Banjir Bandang Dimakamkan, Kapolda Sumbar Pimpin Salat Jenazah

57 tahun lalu

Kemensos Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Sitaro, 4 Kecamatan Terdampak

57 tahun lalu

Gus Ipul Kecam Pengusiran Paksa Nenek Elina di Surabaya: Negara Harus Hadir!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal