Selain itu, korban juga mengalami satu luka tusukan pada betis kanan, satu luka tusukan pada paha kanan belakang, serta satu luka tusukan pada perut kanan bawah.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun hingga kini senjata tajam yang diduga digunakan pelaku belum ditemukan.
“Barang bukti utama berupa pisau belum kita temukan. Barang bukti masih kita cari sampai malam ini karena dibuang oleh pelaku,” katanya.
Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diketahui merupakan anggota Polri yang bertugas di Yanma Polda Papua Barat Daya. Penikaman ini diduga dipicu konflik keluarga.
“Informasi awal menyebutkan pelaku memiliki dendam terhadap orang tua korban. Namun saat kejadian orang tua korban tidak berada di rumah,” ujar Kombes Junov.