Bripda Diego Rumaropen Tewas Diserang OTK, Keluarga Tuntut Penjelasan Satbrimob

Chanry Andrew Suripatty
Bripda Diego Fernando Rumaropen, korban Penyerangan OTK di Wamena (Foto: Istimewa)

Sementara itu Komandan Sat Brimob Polda Papua Kombes Budi Satrijo telah menyampaikan dukacita kepada keluarga korban. 

Dirinya mengakui dalam insiden yang membuat Bripda Diego meninggal ada kelalaian dari Danki yang mengajak korban menembak sapi di Napua.

"Komandannya lalai dalam kegiatan tersebut dan saya sebagai komandan satuan sangat marah dan menyesali itu," tuturnya.

Dia memastikan penyelidikan atas meninggalnya Bripda Diego terus berjalan.

"Saya juga meminta maaf mungkin dalam pengawasan kurang karena keterbatasan disebabkan wilayah yang luas," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi 4 Anggota Brimob Ditikam di Labuan Bajo, Bermula karena Hal Ini

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 2 Anggota Brimob Korban Pembacokan Debt Collector di Serang

57 tahun lalu

Kronologi 2 Anggota Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Berawal dari Penarikan Kendaraan

57 tahun lalu

2 Anggota Brimob Polda Banten Luka-Luka Dibacok Debt Collector di Serang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal