Bocah Disabilitas Dibunuh di Merauke, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan Seksual

Tim iNews
Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Anugerah Sari saat berikan keterangan terkait kasus bocah perempuan disabilitas tewas dibunuh di Merauke. (Foto: Ist)

“Hasil visum memastikan tidak ada indikasi kekerasan seksual,” katanya.

Temuan ini sekaligus meluruskan sejumlah spekulasi yang sempat beredar di masyarakat. Penyidik Polres Merauke telah memeriksa sedikitnya 24 saksi untuk mempercepat proses pengungkapan pelaku. Selain itu, koordinasi intensif dilakukan bersama Direktorat Reskrimum Polda Papua.

“Kami terus menggali keterangan dari para saksi dan berkoordinasi dengan Ditreskrimum Polda Papua agar kasus ini segera terungkap dan terang,” katanya.

Polisi menegaskan penyelidikan belum berhenti dan terus bergerak pada berbagai kemungkinan. Dalam kasus bocah perempuan disabilitas tewas dibunuh di Merauke yang menyita perhatian luas, kepolisian meminta masyarakat tidak membuat asumsi yang tidak berdasar. Hal itu dikhawatirkan dapat mengaburkan fakta dan menghambat penyidikan.

“Kami berharap masyarakat tidak memberikan keterangan maupun asumsi yang dapat mengaburkan kebenaran sesungguhnya dari kasus ini,” ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polres Merauke Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Maut di Atas KM Tatamailau

57 tahun lalu

24 Saksi Diperiksa terkait Pembunuhan Bocah di Merauke, Publik Diimbau Tak Berspekulasi

57 tahun lalu

Update Pembunuhan Bocah Disabilitas di Merauke, Polisi Kirim 62 Sampel ke Labfor

57 tahun lalu

Bocah Disabilitas Tewas Mengenaskan di Merauke, Diduga Korban Pembunuhan Berencana

57 tahun lalu

Penculikan Anak di Kutai Timur Kaltim: Pelaku Ditangkap, Korban Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal