Pada kesempatan tersebut, Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap mengapresiasi perhatian Pemerintah pusat melalui BNPB, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam mendukung kebutuhan fasilitas kesehatan guna memaksimalkan upaya penanganan Covid-19.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Presiden melalui amanahnya kepada BNPB, Kementerian Kesehatan serta Kementerian PUPR dalam menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kabupaten Biak Numfor,” kata Herry.
Menurutnya, pengoperasian RS rujukan tersebut nantinya tidak hanya menampung pasien dari Biak Numfor saja, tetapi juga menerima dari wilayah lain di Provinsi Papua.
“Rumah sakit ini dapat menampung 50 orang, dengan 40 pasien fasilitas karantina dan 10 orang bosa di fasilitas Intensive Care Unit (ICU). Kami juga tidak hanya menerima pasien dari Kabupaten Biak Numfor saja, tetapi terbuka untuk pasien Provinsi Papua,” tutur Herry.
Dengan dukungan pusat, Pemkab Biak Numfor beserta jajaran akan terus meningkatkan sinergi dengan tokoh masyarakat serta tokoh adat dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam melawan pandemi Covid-19.
“Walaupun kasus Covid-19 kian meningkat, namun angka kesembuhan di Biak Numfor juga terus bertambah. Kami juga akan selalu meningkatkan sinergi bersama para tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk memberi pemahaman penerapan protokol kesehatan ke warga. Protokol ini merupakan senjata utama kita dalam melawan Covid-19,” katanya.
Selain peresmian RS rujukan, kehadiran Satgas Penanganan Covid-19 dan BNPB sekaligus memberikan bantuan berupa tiga unit ventilator, 100 unit hospital bed, 5.000 unit face shield, 15.000 Alat Pelindung Diri (APD) 10.000 masker N95 dan 200.000 masker kain.