Bentrokan di Puncak Jaya, 3 Orang Operasi Pengangkatan Panah Menancap di Organ Vital

Kurnia Illahi
Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Bentrokan pecah di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Bentrokan berdarah ini melibatkan kelompok pendukung pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati. 

Sedikitnya tiga orang tewas dan belasan lainnya luka-luka dalam bentrokan yang terjadi pada Rabu (5/2/2025) tersebut. Bahkan, tiga korban luka di antaranya harus menjalani operasi pada bagian organ vital.

“Tiga warga harus menjalani operasi pengangkatan panah yang tertancap di organ vital. Salah satunya ada panah yang mengenai jantung. Karena fasilitas kesehatan di Mulia tidak memadai, mereka dievakuasi ke Nabire,” ujar Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara dikutip dari iNews Sorong Raya, Selasa (11/2/2025).

Dia menyampaikan, total 11 korban luka telah dievakuasi keluar dari Puncak Jaya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Mereka, kata dia 10 orang dievakuasi ke Nabire dan satu lainnya ke Jayapura.

“Kami telah menurunkan aparat untuk menjaga prosesi adat agar berlangsung dengan aman, tanpa gangguan dari pihak lain,” ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Bentrokan Berdarah Geng Bersenjata di Cikupa Terekam CCTV, 1 Orang Terkena Sabetan Celurit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal