Sebelumnya diberitakan, Anton Gobay yang berprofesi sebagai pilot di Filipina membeli belasan senjata dari seseorang yang menggunakan nama alias di wilayah Danao City, Provinsi Cebu, Filipina.
Belasan senjata itu terdiri atas 10 pucuk senjata api laras panjang jenis MA kaliber (5,56) senilai 50.000 peso tanpa amunisi atau sekitar Rp13,8 juta (kurs rupiah Rp276,4).
Kemudian dua pucuk senjata api laras pendek merek Ingram (9 mm), senilai 45.000 peso tanpa amunisi atau sekitar Rp12 juta.
Senjata api tersebut dibeli untuk dijual kembali ke Papua karena bisnis jual beli senjata api di daerah tersebut menjanjikan.
Tujuan AG (Anton Gobay) membeli senjata api yaitu aspek bisnis karena penjualan senjata api sangat menjanjikan di Papua.