Bupati mengungkapkan, dengan masuknya maskapai penerbangan Sam Air diharapkan maskapai penerbangan lainnya juga bisa kembali beroperasi di Distrik Beoga. Sebab melihat dari kondisi 2 minggu pascabandara ditutup, tidak ada barang yang masuk ke Beoga sehingga dampaknya cukup besar terhadap ekonomi masyarakat.
“Yang paling penting pesawat harus masuk, penerbangan harus tidak ada hambatan. Hari ini semua-semua barang bahan makanan mulai masuk dan kami harapkan pesawat lainnya ikut juga masuk,” ucapnya.
“Jika pesawat tidak masuk, orang-orang akan kelaparan. Termasuk akan mengganggu aktivitas pendidikan dan roda pemerintahan di Distrik Beoga. Karena satu-satunya akses ke daerah ini hanya menggunakan pesawat udara,” katanya lagi.
Sementara itu, Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia mengatakan, situasi saat ini di Beoga dalam status rawan terkendali. Sebab ada kelompok-kelompok kriminal yang masih berkeliaran di seputar Beoga.
Kendati demikian, khusus untuk daerah dalam Kota Beoga, terutama di wilayah lintasan pesawat, sudah dikendalikan oleh anggota TNI-Polri yang bertugas guna memastikan keamanan penerbangan.
“Satu-satunya akses ke Beoga hanya lewat pesawat sehingga kami doakan bersama semoga kelompok-kelompok ini tidak lagi membuat situasi tidak kondusif. Jangan ada lagi pertikaian yang akhirnya jatuh korban sia-sia,” ujar Kapolres.