AS Ingatkan Warganya Sementara Jangan ke Papua, Ini Penjelasan Kodam Cenderawasih

Antara
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Kavaleri Herman. (Foto: Antara).

JAYAPURA, iNews.id - Kodam XVII/Cenderawasih memastikan situasi keamanan di Papua kondusif sehingga warga negara asing tidak perlu khawatir. Wilayah yang dilanda gangguan keamanan dinilai jauh dari perkotaan.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Kavaleri Herman Taryaman di Jayapura, Papua, Senin (25/4/2022).  

Menurutnya, hak semua negara, termasuk Amerika Serikat (AS) untuk melindungi warga negaranya sehingga mengeluarkan peringatan agar sementara waktu tidak ke Papua. 

Secara keseluruhan, kata dia situasi keamanan di Papua kondusif dan aktivitas masyarakat berlangsung normal. "TNI-Polri akan melindungi seluruh masyarakat termasuk warga negara asing yang ada di Papua," ucapnya.

Secara terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Jayapura, Rivandi Rivai menyampaikan, belum ada laporan tentang warga AS datang ke Jayapura. 

"Saat ini yang berkunjung adalah WNA Inggris dan Kanada serta pemegang KITAS dan mereka tetap beraktivitas secara normal baik sebagai pilot, guru maupun pekerja sosial lainnya," ucapnya.

Dia menilai, kemungkinan tidak adanya warga AS yang tiba di Papua karena adanya larangan tersebut. "Dengan adanya peringatan kepada warga negara Amerika Serikat agar tidak ke Papua untuk sementara waktu, maka kemungkinan mereka (WN Amerika Serikar, sejak dari) bandara awal tidak diizinkan masuk Papua," katanya.  

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal