Kamal menambahkan, saat perusakan dan pembakaran terjadi, kelompok yang memegang senjata berada di pinggir jalan mengamankan para simpatisan.
"Dan kelompok yang bersenjata berada di pinggir jalan mengamankan simpatisan yang bekerja merusak fasilitas umum tersebut," tuturnya.
Aksi brutal KKB itu terjadi pada Minggu (2/5/2021). Namun baru diketahui kepolisian pada Senin (3/5/2021) setelah Kepala Distrik Ilaga Utara, Joni Elatotagam mendatangi Polres Puncak untuk melaporkan aksi brutal KKB tersebut.