Aksi Heroik Prajurit TNI Yonif 754 Kostrad dan Warga Kibarkan Bendera Merah Putih di Asmat

Donald Karouw
Prajurit TNI dan warga Asmat kibarkan Bendera Merah Putih di Asmat, Papua. (Foto: Istimewa)

TIMIKA, iNews.id - Prajurit TNI Satgas Pamrahwan Batalyon Infanteri 754/Eme Neme Kangasi (Yonif 754/ENK) Kostrad bersama dengan warga masyarakat Kampung Agats mengibarkan bendera Merah Putih di atas Tower Navigasi setinggi 30 meter, Jalan Yos Sudarso, Kota Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Jumat (6/12/2019). Aksi heroik ini mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat.

Dansatgas Pamrahwan Yonif 754/ENK Kostrad, Letkol Inf Dodi Nur Hidayat mengatakan pengibaran bendera Merah Putih dipimpin langsung oleh Letda Inf Laksono selaku Danpos Satgas Pamrahwan Yonif 754/ENK. Warga masyarakat Asmat menyatakan mereka merupakan bagian dari NKRI.

Bendera Merah Putih Berkibar di Asmat, Papua. (Foto:Istimewa)

“Aksi heroik ini merupakan salah satu bentuk dan wujud ketegasan warga masyarakat Asmat yang mewakili seluruh masyarakat Papua bahwa mereka sangat mencintai Indonesia,” katanya.

Dodi menegaskan tidak ada bendera yang bisa berkibar di wilayah Papua selain bendera Merah Putih. “Papua adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka hanya ada Bendera Merah Putih yang bisa berkibar di tanah yang diberkati oleh Tuhan,” katanya.

Salah satu warga Asmat, Alowisius yang ikut serta mengibarkan bendera Merah Putih di atas tower menegaskan dirinya merupakan bagian dari NKRI tercinta. “Bendera saya hanya bendera Merah Putih, tidak ada yang lain lagi,” katanya.

Prajurit TNI dan warga Asmat mengibarkan Bendera Merah Putih di Tower setinggi 30 meter di Asmat, Papua. (Foto: Istimewa)

Dia mengatakan masyarakat Papua cinta terhadap Indonesia dan juga cinta terhadap bendera Merah Putih.

Seperti diketahui, 17 Agustus 2019 lalu, bendera Bintang Kejora ditemukan berkibar yang diikat di atas tower etrsebut dan sempat menjadi perhatian warga yang melintasi jalan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

57 tahun lalu

Gempa Terkini Guncang Keerom Papua, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,4 Guncang Yapen Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal