Akibat aksi blokade itu akses transportasi darat lintas kabupaten Manokwari-Mansel- Teluk Bintuni masih tertahan. Sementara aksi massa berdampak para perusakan puskesmas, rumah sakit dan Kantor Bupati Manokwari Selatan.
Sementara itu Kapolres Manokwari Selatan, AKBP Slamet Haryono Termawud, belum dapat memberikan keterangan lengkap terkait aksi anarkistis warga tersebut.
"Iya maaf masih rapat (bersama warga). Situasi sudah berhasil kami kendalikan, saat ini kami fokus untuk penyelesaian masalah," ujarnya.