Syekh Ahmad Thayyib juga mengatakan bahwa segala doa yang tidak diterima di waktu-waktu terdahulu akan diterima di malam Lailatul Qadar. Karenanya, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti shalat, istighfar, membaca Al Quran, dan mengharap rahmat Allah.
Rasulullah telah bersabda:
«مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»
Artinya: Barangsiapa yang melakukan qiyam (shalat sunnah) di malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala dan ridha Allah, maka diampunilah baginya semua dosanya yang terdahulu.
Aisyah (RA) meriwayatkan:
“Ketika memasuki sepuluh malam terakhir (Ramadhan), Rasulullah (SAW) tetap terjaga di malam hari (untuk sholat dan beribadah), membangunkan keluarganya, dan mempersiapkan diri untuk beribadah (dengan lebih semangat).” (HR. Muslim)
Keistimewaan lainnya pada malam Lailatul Qadar adalah turunnya para malaikat ke Bumi. Hal tersebut dijelaskan dalam surat Al Qadar ayat 4, berikut bunyinya: