"Mereka mengaku mau bertemu dulu dengan sesama koordinator tiap kabupaten. Mereka mau rapat, lalu akan bertemu dengan Gubernur Lukas Enembe dan menyampaikan alasan tidak bertemu waktu di Jawa Timur," ucapnya.
Mengenai unjuk rasa warga Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Senin (16/9/2019), dia menjelaskan aksi tersebut sebagai bentuk solidaritas tolak rasisme.
"Jadi saya dapat foto soal demo damai dan saya sudah sampaikan ke mereka agar setelah itu bubar. Saya juga sudah berkomunikasi dengan kapolres demo itu damai," katanya.
Abock menilai, seharusnya demo tersebut sudah tidak perlu lagi dilakukan. Namun penting untuk mengambil langkah dan tindakan menyelesaikan persoalan yang mengemuka.
"Demo ini karena mereka mendapat informosi dari Jayapura akan menggelar demo serentak. Jadi mereka lakukan aksi di Yahukimo. Kira-kira 1.000-an orang yang berdemo, semua toko dan aktivitas memang sempat terhenti, tapi situasi aman," tuturnya.