Irjen Sihombing mengatakan, setiap oknum anggota Polri di Polda Papua Barat maupun polres jajaran yang melakukan tindakan kontradiktif dan berpotensi merusak citra institusi Polri di mata publik dan negara akan ditindak tegas.
Kapolda juga mengatakan, karier seorang anggota polisi ditentukan dari sikap kesetiaannya pada tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh negara sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, bukan sebaliknya.
"Saya sudah komitmen tidak main-main jika masih ada anggota Polri di daerah ini terlibat narkoba atau bertindak kontradiktif dengan tugas pokok kepolisian Indonesia," ujar Irjen Sihombing.
Berkaitan dengan HUT ke-75 Bhayangkara Republik Indonesia, Polda Papua Barat juga melaksanakan upacara kenaikan pangkat bagi 295 personel.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi mengatakan bahwa upacara kenaikan pangkat anggota Polri periode 1 Juli 2021 di wilayah Papua Barat sebanyak 295 personel.
"295 personel ini terdiri dari 3 perwira menengah, 15 perwira pertama, 270 bintara, dan 7 tamtama," kata Adam Erwindi.