TIMIKA, iNews.id – Kapolres Mimika, Papua, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata mengingatkan anggotanya untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menggelar patroli di daerah-daerah rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Peringatan ini menyusul serangkaian kekerasan dan penyerangan terhadap aparat TNI dan Polri di Papua akhir-akhir ini.
Penyerangan terhadap aparat TNI dan Polri itu dilakukan baik oleh warga sipil maupun oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Dalam dua serangan yang terjadi pada pekan ini, tiga personel TNI dan Polri menjadi korban.
“Kami sekali mengingatkan anggota kami untuk memperhatikan keamanan diri. Setiap pergerakan, anggota harus melihat situasi dan kondisi wilayah, tidak boleh jalan sendiri-sendiri,” kata AKBP Era Adhinata di Timika, Jumat (20/12/2019).
Diketahui, kasus kekerasan terhadap aparat terjadi di Kampung Kulapa, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, pada Selasa (17/12/2019). Dua prajurit TNI AD atas nama Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar dan Serda Rizky Ramadhan gugur usai diserang oleh KKB, diduga pimpinan Lekagak Telenggeng. Saat kontak tembak, kedua prajurit TNI sedang melaksanakan kegiatan bakti sosial menyambut Natal dan Tahun Baru.
Setelah itu, sehari kemudian, seorang personel Brimob dari Polda Riau yang ditugaskan di Papua, Brigpol Saut Sibarani, meninggal akibat dianiaya oleh sekelompok warga di Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo.