2 Warga Pendatang Tewas Dibantai KKB Papua, 1 Ditikam Pisau 1 Dibacok Parang

Antara
Ilustrasi, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membantai dua warga pendatang di Jalan Statistik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membantai dua warga pendatang di Jalan Statistik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua. Aksi keji tersebut berlangsung Minggu (30/4/2023).

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz 2023 Kombes Pol Faizal Ramadhani mengatakan, pelaku berjumlah sembilan orang. Pelaku berinisial NM, kata dia menikam korban bernama Asri Obet menggunakan pisau.

Kemudian, lanjut dia pelaku berinisial ES membacok korban bernama Yonatan Arruan dan YS alias JS bersama EDS juga membacok korban Yonatan menggunakan parang.

"Untuk kelima tersangka lainnya, yakni YH, YHE, YS, AS dan EP tidak ikut melakukan pembunuhan. Akan tetapi, mereka ikut dalam video pernyataan telah melakukan aksi yang diunggah di media sosial," uja Faizal dalam keterangannya dikutip, Jumat (5/5/2023).

Faizal yang juga Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua menyampaikan, pengejaran terus dilakukan terhadap enam anggota KKB Yahukimo tersebut.

Dia mengungkapkan, tiga pelaku yang telah ditangkap diproses hukum tegas. "Kami akan melakukan rekonstruksi memberikan gambaran tentang terjadinya kasus tersebut," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal