Video tersebut beredar di media sosial. Warga mendorong petugas kepolisian mengusut kasus tersebut.
Namun nenek pelaku dan korban yakni Rohani (60) menolak melanjutkan kasus ini ke proses hukum.
"Antara korban dan pelaku merupakan sepupuan sehingga kasus itu dianggap sebagai kenakalan remaja biasa," ujar Kapolsek Kediri Iptu Heri Santoso, Kamis (24/3/2022).
Menurutnya, pelaku dan korban kini telah beraktivitas seperti biasa.