Tradisi Menculik Calon Pengantin Wanita di Suku Sasak, Begini Kisahnya

Nani Suherni
Ilustrasi Tradisi Menculik Calon Pengantin Wanita di Suku Sasak, (Foto: Pixabay)

Tujuan dari acara tersebut yakni bentuk hormat pengatin baru kepada kedua orang tua mempelai perempuan. Kedatangan mereka pun diiringi musik dan tarian-tarian.

Dijelaskan Abdul Ghofur, rupanya tradisi merariq ini memiliki alasan cukup logis. Salah satunya menunjukkan keseriusan pria kepada kekasihnya. Namun, kini tradisi merariq mulai bergeser nilai dan praktiknya karena Lombok banyak huni warga beragam Islam.

"Merariq dapat dipandang sebagai adat yang tidak relevan lagi keberadaannya ditengah-tengah umat Islam Sasak yang semakin meningkat pemahaman ajaran agamanya, sehingga tradisi merariq perlu dipertimbangkan kembali," tulis Abdul Ghofur.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Calon Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad di Pati, Ditemukan di Penginapan Bersama Pria Lain

57 tahun lalu

3 Polisi Gadungan Culik dan Peras Kurir Paket di Sumedang Ditangkap, 1 DPO

57 tahun lalu

5 Fakta Calon Pengantin Dibacok di Palembang, Nomor 3 Bikin Haru Ijab Kabul di RS

57 tahun lalu

Pilu! Pengantin Pria Tewas Kecelakaan Sehari jelang Pernikahan, Calon Istri Syok

57 tahun lalu

Viral Calon Pengantin di Serang Tewas Kecelakaan, Diduga Ditabrak Pelaku Balap Liar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal