TGB : Menerima Keragaman dalam Islam Itu Otentik Bukan Siasat

Febrian Putra
Ketua OIAA Indonesia TGB HM Zainul Majdi. (febri/MPI)

“Misalnya, orang Yahudi tinggal bersama rasul. Sirah mencatat katib (sekretaris) beliau itu Yahudi. Ya, kalau Nabi presiden, sesnegnya Yahudi,” bebernya.

Hal lain yang dilakukan nabi mempersilahkan Kristen Najran menggelar misa di Masjid Nabawi. Dikisahkan, umat Kristen Najran saat itu ingin berjumpa Nabi Muhammad, kemudian mereka tiba di waktu Asar dan harus beribadah.

“Memang tak dapat diambil harfiah, tentu situasinya berbeda. Tapi ini menunjukkan, toleransi itu otentik, toleransi kebebasan beragam kuat dijaga dalam Islam,” ucapnya.

“Kalau ada umat Islam membakar gereja, itu siapa nabinya,” sambung TGB.

Editor : Febrian Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buya Syafii Wafat, TGB : Buya Sosok yang Mengayomi dan Memberi Semangat

57 tahun lalu

Peringatan Harkitnas, TGB : Mari Kita Perbanyak Perjumpaan

57 tahun lalu

TGB: Idul Fitri Momen Bangkitkan Spiritualitas Bangsa yang Majemuk

57 tahun lalu

Penuh Haru, Mendadak TGB Datangi Keluarga Tokoh Sumbawa Ini

57 tahun lalu

Fitnah Terkait Siapapun Tak Perlu Disebarkan, TGB : Demi Menjaga Persaudaraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal