Gerakan ini dinilai sebagai upaya pemberontakan dilakukan oleh beberapa pengawal Istana yang dikenal sebagai pasukan Cakrabirawa.
Pasukan tersebut dianggap mendukung PKI saat itu dipimpin oleh Letkol Untung. Berikut ini keenam perwira tinggi (pati) TNI AD yang menjadi korban keganasan PKI.
- Letjen TNI Ahmad Yani (Menteri/Panglima Angkatan Darat/Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi)
- Mayjen TNI Raden Suprapto (Deputi II Menteri/Panglima AD bidang Administrasi)
- Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Harjono (Deputi III Menteri/Panglima AD bidang Perencanaan dan Pembinaan)
- Mayjen TNI Siswondo Parman (Asisten I Menteri/Panglima AD bidang Intelijen)
- Brigjen Donald Isaac Panjaitan (Asisten IV Menteri/Panglima AD bidang Logistik)