Relawan Medis Ini Tampil Modis di Tengah Perang, Pakai Baju Pink dengan High Heel

Berlianto
Sindonews
Nataliia Voronkova tetap tampil modis dengan high heel saat mengantar bantuan medis ke garis depan pertempuran di Donetsk, Ukraina. (Foto/ABC.net.au)

Dia mengatakan, sandal bertali merah, sepatu sepatu hak beige dan alas kaki elegan lainnya yang biasanya dia pasangkan dengan rok dan gaun midi saat melakukan tugas berbahata ke pangkalan militer rahasia dan unit medis.

Mantan penasihat Kementerian Pertahanan Ukraina dengan gelar sarjana di bidang perbankan dan keuangan itu adalah pemandangan yang tidak asing bagi para perwira dan pasukan di Ukraina timur. Selama delapan tahun setelah Moskow merebut Semenanjung Crimea dari Ukraina pada 2014, Voronkova mendedikasikan hidupnya untuk memberikan pelatihan dan peralatan medis taktis bagi pasukan Ukraina yang memerangi separatis pro-Rusia.

Invasi Rusia ke Ukraina pada akhir Februari telah menciptakan kebutuhan yang lebih besar secara eksponensial untuk organisasinya, Relawan Seratus Dobrovolia, dan tantangan baru. 

Bekerja sendiri, Voronkova dan asistennya, Yevhen Veselov, mengendarai sebuah van yang diisi dengan persediaan hasil sumbangan. Semuanya mulai dari kacamata night vision dan kebutuhan medis dasar medan perang seperti torniket dan stapler medis hingga peralatan canggih yang diperlukan untuk operasi otak dengan cepat melalui pos pemeriksaan, lepas dari jam malam.

Prajurit Ukraina mengenali Voronkova dan dengan satu pandangan, biarkan mereka lewat. Aroma ceri manisnya memenuhi udara ketika dia keluar dari vannya untuk merokok dengan kuku merahnya yang terawat. 

Meskipun dia membawahi 20 orang dan tinggal di Kiev, Voronkova telah berada di Ukraina timur sejak Rusia memusatkan perhatian mereka di sana pada bulan April, dan bersikeras untuk mengirimkan sendiri kotak P3K ke garis depan. 
"Wanita itu seperti leher untuk kepala. Dia menggerakkan segalanya," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jenazah Tenaga Medis Korban KKB Tiba di Rumah Duka Sorong, Tangis Keluarga Pecah

57 tahun lalu

Usai Teror Penembakan KKB, 9 Guru dan Perawat di Koroway Dievakuasi ke Sentani

57 tahun lalu

Tinjau Lokasi Banjir di Pekanbaru, Kapolda Riau Pastikan Kebutuhan dan Keamanan Warga

57 tahun lalu

Pemprov Jatim Siagakan 368 Tim Nakes dan 8 RS Rujukan selama Piala Dunia U-17

57 tahun lalu

Industri Kulit di Garut Lesu gegara Impor Bahan Kimia dari Ukraina Tersendat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal