Selain itu dipedomani umat Muslim di negara-negara eks Uni Soviet seperti Khazakstan, Turkmenistan, Azarbaijan. Termasuk Afganistan, tidak terkecuali di Asia Tenggara baik Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam.
Manhaj Ahlussunnah Waljamaah juga menyebar ke Afrika bagian barat seperti Mesir, Afrika Timur seperti Maroko, Tunisia, Aljazair, dan Afrika bagian selatan seperti Nigeria dan hampir semua negara Islam.
"NWDI juga punya tradisi mengorganisasi diri, punya tradisi berpikir untuk mencapai kemaslahatan bersama. Almagfurullah Maulana Syekh membangun madrasah NWDI pada 1937 dan pada 1953 membangun organisasi. Sebagai entitas yang terus bergerak, tentu NWDI harus menyesuaikan dengan tuntutan zaman," ujar TGB yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo.
Tidak hanya itu, Almagfurullah Maulana Syech TG KH Zainuddin Abdul Majid juga mewariskan nilai-nilai keislaman yang Universal. Nilai-nilai yang relevan dengan berbagai masa baik masa revolusi industri hingga masa 4.O saat ini. Nilai-nilai itu yakni keikhlasan, keyakinan, kesabaran dan istiqomah.
Semua nilai itu selalu relevan dengan perkembangan zaman. Sumber daya manusia yang dimiliki NWDI juga menjadi modal untuk berjuang. TGB menegaskan, sumber daya manusia NWDI bisa menunjukkan karya nyata ketika mendapat ruang dan kesempatan.