Polres Lotim Tetapkan Pimpinan Pesantren Tersangka Pelecehan Seksual Santriwati

Antara
Polres Lombok Timur menetapkan pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Sikur inisial HN sebagai tersangka pelecehan seksual belasan santriwati. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

LOMBOK TIMUR, iNews.id - Polres Lombok Timur (Lotim) menetapkan pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Sikur, sebagai tersangka pelecehan seksualsantriwati. Pelaku inisial HN langsung ditahan.

"Pimpinan ponpes di Sikur yang menjadi tersangka itu berinisial HN kelahiran 1972," kata Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Nicolas Oesman, Rabu (17/5/2023).

Penetapan HN sebagai tersangka dilakukan setelah selesai menjalani pemeriksaan pada Selasa (16/5/2023) malam. Penyidik langsung membawa HN untuk menjalani penahanan di Rutan Polres Lotim.

"Jadi tadi malam selesai pemeriksaan  HN langsung ditahan," katanya.

Menurut informasi, santriwati yang menjadi korban pencabulan HN berjumlah belasan orang. Namun tak semuanya berani menceritakan hal itu.

Direktur Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Mataram, Joko Edi mengatakan, ada grup WhatsApp yang menjadi tempat komunikasi para korban. Tak semua korban berani berbicara karena takut dengan keselamatan mereka.

"Di grup WhatsApp yang anggotanya sekitar 30 orang itu sebagian di antaranya menjadi korban juga, tetapi yang berani bicara dan jadi saksi hanya satu," kata Nicoalas.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
7 hari lalu

Viral Pasien Perempuan di RSUD Martapura Dilecehkan Oknum Nakes, Polisi Turun Tangan

14 hari lalu

Mencekam! Warga Kepung Rumah Pria Terduga Pelecehan Seksual Balita di Palopo

23 hari lalu

Syahwat Bejat Pelatih Menembak di Surabaya, Lecehkan Atlet di Bawah Umur Berulang Kali

24 hari lalu

Polisi Tangkap 3 Pemerkosa di Aceh Tengah, 2 Orang Berstatus Anak di Bawah Umur

28 hari lalu

3 Santriwati Diduga Dilecehkan Pimpinan Ponpes di Samarinda, Modus Nikah Batin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal